RADAR BOGOR – Ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai PAUD hingga SMA/sederajat, berkumpul di Aula SMPN 2 Kota Bogor Sabtu (14/6/2025).
Kehadiran ratusan guru di SMPN 2 Bogor itu dalam rangkaian Temu Pendidik Nusantara (TPN) 2025.
Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antar guru dari berbagai daerah, bahkan hingga mancanegara, untuk saling berbagi praktik baik dalam dunia pendidikan.
Kegiatan TPN di Kota Bogor diselenggarakan Guru Belajar Foundation, bekerja sama dengan organisasi profesi guru, salah satunya Ikatan Guru Indonesia (IGI).
Ketua IGI Kota Bogor, Siti Amalia mengungkapkan Kota Bogor menjadi satu dari 45 daerah yang terpilih menyelenggarakan TPN, dan dipercaya menjadi penyelenggara di level tertinggi yaitu level 3.
Level yang mensyaratkan pelaksanaan selama dua hari dan mengedepankan kolaborasi antarguru.
“Kami ingin merangkul para guru agar bisa saling berbagi praktik baik. Harapannya, praktik-praktik ini bisa menjadi inspirasi dan pembelajaran bersama,” ujar Siti Amalia.
Mengusung tema Iklim Pendidikan, Pendidikan Iklim, kegiatan ini fokus pada dua isu penting: menciptakan iklim pembelajaran yang kondusif dan meningkatkan kesadaran lingkungan di sekolah.
“Masalah sampah di sekolah masih menjadi tantangan. Karena itu, kami mendorong penerapan pendidikan iklim, dengan memulai dari hal sederhana seperti memilah sampah, menyediakan tempat sampah terpilah, dan menggunakan barang daur ulang,” jelasnya.
Melalui pendekatan ini, guru-guru diajak untuk tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan.
Kegiatan TPN ini juga dihadiri oleh guru dari luar negeri, salah satunya dari Inggris yang tergabung dalam jejaring pendidikan internasional.
Meski sudah kembali lebih awal, guru tersebut dijadwalkan kembali hadir pada sesi hari kedua.
Tak hanya berbagi ilmu, kegiatan ini juga memberi ruang untuk aksi nyata sosial. Pada hari pertama, panitia menyalurkan beasiswa sebesar Rp5.250.000 kepada siswa SD, SMP, SMA, dan SMK yang kurang mampu namun bersemangat dalam belajar.
"Bantuan ini rencananya akan dilanjutkan pada hari kedua dengan total penyaluran mencapai Rp10.500.000," jelasnya.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim turut hadir dan memberikan sambutan. Ia berbagi pengalaman saat bertugas di KPK, termasuk kunjungannya ke Korea Selatan. Di sana, ia belajar perubahan besar dimulai dari pendidikan.
“Korea dan Indonesia punya banyak kesamaan, dulu sama-sama negara miskin. Tapi Korea bangkit lewat pendidikan dan kedisiplinan. Indonesia juga bisa, kalau kita serius,” ungkapnya.
Ia menekankan bahwa pendidikan bukan hanya tentang nilai, melainkan membentuk karakter. Termasuk dengan membentuk karakter peduli lingkungan dan antikorupsi.
“Saya apresiasi para guru di sini. Lewat gerakan kecil seperti memilah sampah dan menanam nilai-nilai jujur, kita sedang membangun masa depan yang lebih baik,” tambahnya.
Artikel original dapat dilihat di https://radarbogor.jawapos.com/pendidikan/2476142232/ratusan-guru-kumpul-di-aula-smpn-2-kota-bogor-berbagi-praktik-yang-baik-pada-ajang-temu-pendidik-nusantara
Download Aplikasi AKSI dan Ambil Peranmu untuk Kurangi Sampah Plastik
Gabung sebagai nasabah Plastic Smart Cities sekarang dan dapatkan berbagai keuntungan dari menjaga lingkungan.
Scan disini
Atau dapatkan di
Panduan Aplikasi AKSI
WWF Indonesia
- Website: https://wwf.id/
- Yotube: @WWFIndonesia
- X: @WWF_ID
- Instagram: @wwf_id
- Tiktok: @wwf_id
Tidak terdapat daftar isi.
Tidak terdapat daftar isi.